|
Alhamdulillah kami diberi kesempatan mengiring rombongan Bu Nyai Dahlan SZ yang bergerak menuju Aula LPPM untuk membuka secara resmi Festival Qiraati Nasional V.
Ada yang sedikit mengganggu dengan keberadaan Aula yang di Lt. 3, Bu Nyai Dahlan yang susah payah dengan tetap semangat menaiki tangga akhirnya dengan ketulusan hati 2 orang putranya Bu Nyai di tandu hingga memasuki depan aula, syukurlah semuanya dapat diselesaikan dengan baik.
Pembukaan diawali dengan lantunan surat Maryam oleh salah seorang santri Qiraati yang ditakdirkan Allah lahir dalam keadaan tuna rungu. Obsesi Kyai Dahlan SZ yang dari dulu berkeyakinan bahwa Tuna Rungu dapat diajari membaca Al Qur-an terbukti. Meskipun tidak sesempurna bacaan orang normal tapi setiap hukum bacaan dapat dibedakan sehingga dapat disimpulkan Santri Altof dapat memahami apa yang diajarkan. Tidak hanya membaca, santri Altof telah menguasai gharib dan ilmu tajwid.
Semoga Altof mejadi kebanggaan orang tua dan guru nya di hadapan Allah kelak.
Acara selanjutnya adalah pembacaan fatihah yang dipimpin oleh salah satu putra Kyai Dahlan, Ust Baihaqi, meskipun disampaikan dengan sangat sederhana dapat dirasakan kesahduan yang insya-allah akan mendatangkan keberkahan selama pelaksanaan Festival ini.
Tibalah saatnya pembukaan secara resmi seluruh rangkaian acara Festival ini yang karena cukup payahnya, Bu Nyai mewakilkan kepada putrinya yang sulung, serentak disambut dengan rebana yang gegap gempita tak pelak 2 orang Ustadz terhanyut dengan Jafin nya bahkan Ketua Yayasan Raudlatul Mujawwidin yang dikenal sangat gandrung dengan jafinan akhirnya ikut juga turun berjafinan dengan 2 Ustadz tadi.
Semoga dengan kekompakan seluruh panitia seluruh rangkaian acara dapat dikawal dengan baik hingga berakhirnya Festival ini.
|